Kamis, 28 Oktober 2010

Antara Rindu & Benci


satu ciuman buatmu ya Nak'
Kelas 4 SD aku tak sengaja mendengar bahwa ibu dan ayah akan berpisah . Mendengar rencana tersebut aku merasa sedih tapi tak apalah karena aku dan ayah ga pernah akur ayah sering memukuli aku , itu yang membuat aku selalu merasa sakit hati bahkan benci . Setelah mereka berpisah kehidupan berjalan normal aku lalui bersama ibu aku tidak lagi merasa tertekan seperti yang aku alami sebelumnya bersama ayah tapi terkadang ada perasaan yang tak pernah ku sadari yaitu rasa kehilangan sosok seorang ayah.

Aku menganggap perasaan itu tak pernah ada . . .
Aku sosok yang pendiam dan saat bermain bersama teman-teman aku merasa lebih kuat di banding mereka
karena aku terbiasa melakukan sesuatu dengan sendiri , pernah suatu hari aku bermain ke rumah teman aku dan melihat ayah teman aku yang begitu baik dan berjiwa penyayang , saat itu aku pulang dengan perasaan yang tak menentu . Yang aku rasakan saat itu aku kangen ayah sedih banget rasanya . 
Rasa penyesalan yang tidak pernah berhenti semenjak SD, SMP, SMA . tapi semua sudah terjadi dan aku harus hadapi kenyataan ini . 


Ternyata aku begitu kehilangan sosok seorang ayah . 
Tak ada yang mengsuport aku saat aku butuh dukungan .
Bat teman-teman yang masih mempunyai orang tua sayangi mereka . . .
Turuti perkataan mereka  . . .
Aku yakin, segala tutur kata dan teguran mereka pasti semata-semata ingin yang terbaik untuk anaknya . . .

"Hidup tanpa Ibu hilang kasih sayang"
"Hidup tanpa Ayah hilang kehormatan"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar